Halo sahabat selamat datang di website seputarhukum.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar PT Medan Hukum Tansri Chandra 6 Bulan Penjara, Masa Percobaan Setahun oleh - seputarhukum.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Kitakini.news â€" Pengadilan Tinggi (PT) Medan mengabulkan permohonan banding Jaksa Penuntut Umum (JPU) Edmon Purba atas putusan hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan terhadap Tansri Chandra alias Tan Ben Chong (73) terdakwa kasus Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Majelis hakim PT Medan menjatuhkan vonis enam bulan penjara dengan masa percobaan satu tahun kepada Tansri Chandra. Sementara pada tingkat PN Medan, Tansri divonis empat bulan penjara dengan masa percobaan enam bulan.

“Menerima permintaan banding dari Penuntut Umum. Mengubah, putusan Pengadilan Negeri Medan, Nomor 3236/Pid.Sus/2019/PN Mdn. Tanggal 6 Mei 2020, yang dimintakan banding tersebut sekedar mengenai pidana penjara yang dijatuhkan kepada terdakwa,” demikian putusan banding sebagaimana dikutip dari Direktori Putusan Mahkamah Agung, Jumat (7/8/2020)

Dalam putusan banding Nomor 907/Pid.Sus/2020/PT MDN, tiga majelis hakim PT Medan yang diketuai H. Erwan Munawar SH MH dan dua hakim anggota Lambertus Limbong SH dan Poltak Sitorus SH. Hakim Erwan Munawar menyatakan, terdakwa Tansri Chandra alias Tan Ben Chong telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana.

Yakni dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/ atau mentransmisikan dan/ atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik. Dan/ atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/ atau pencemaran nama baik.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Tansri Chandra alias Tan Ben Chong oleh karena kesalahannya itu dengan pidana penjara selama enam bulan. Menetapkan pidana tersebut tidak usah dijalani kecuali jika di kemudian hari ada putusan hakim yang menentukan lain. Disebabkan karena terdakwa melakukan suatu tindak pidana sebelum masa percobaan selama 1 tahun berakhir,” demikian bunyi putusan yang dibacakan 7 Juli 2020.

Selain itu majelis hakim juga menjatuhkan pidana denda kepada terdakwa Tansri Chandra dengan membayar Rp15 juta. Dengan ketentuan jika denda tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama satu bulan.

JPU Belum Tahu Putusan PT Medan Terhadap Tansri Chandra

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Edmon Purba saat dikonfirmasi mengatakan, belum melihat putusan PT Medan tersebut, karena kan saya sudah pindah tugas.

“Saya gak tahu, saya gak di Kejatisu lagi, saya sudah di Jakarta. Coba konfirmasi sama Bu Yuliati Kasi TPUL ya,” ujarnya, Jumat (7/8/2020).

Sementara itu, Kasi TPUL, Keamanan dan Ketertiban Umum Pidum Yuliati Ningsih mengatakan tidak mengetahui hal itu.

“JPU-nya gak ada bilang. Kebetulan sekarang saya lagi cuti. Coba tanya sama JPU dua-nya,” kata mantan Kasi Pidum Kejari Palembang itu.

Menanggapi putusan PT Medan, pengacara korban Dr. Japansen Sinaga SH. M.Hum memberikan apresiasi kepada majelis hakim PT Medan karena menjatuhkan hukuman lebih tinggi dari putusan PN Medan.

“Kita apresiasi putusan tersebut, namun kita berharap putusan tersebut bukan hukuman percobaan, seharusnya hukuman enam bulan penjara yang diberikan. Kalau hukuman percobaan itu kan tidak membuat efek jera terhadap terdakwa, bisa saja nanti dia mengulangi perbuatannya,” pungkas Japansen Sinaga.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, terdakwa Tansri Chandra alias Tan Ben Chong memposting di WA Grup Yayasan Sosial TAN antara lain, ‘Ingat G7. Merampok uang IT&B Jumlah Rp2.400.000.000’. Merasa dirugikan, saksi korban dan lima unsur pendiri yayasan lainnya melaporkan hal itu ke Poldasu.

Kontributor : Abimanyu

Itulah tadi informasi mengenai PT Medan Hukum Tansri Chandra 6 Bulan Penjara, Masa Percobaan Setahun oleh - seputarhukum.xyz dan sekianlah artikel dari kami seputarhukum.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Posting Komentar

 
Top